Standar WiFi 6 Diluncurkan, Apa Kelebihannya

WiFi Alliance meluncurkan standar baru internet nirkabel WiFi 6, Selasa (17/9/2019). Standar ini adalah standar baru yang diklaim lebih kencang dan efisien. Daya tampungnya 4 kali lebih besar dari pada WiFI 5.

"Wi-Fi CERTIFIED 6 akan memberikan peningkatan konektivitas, termasuk di lokasi yang padat dan ekosistem IoT (internet of things),” kata Edgar Figueroa, Presiden dan CEO Wi-Fi Alliance, seperti dinukil dari pernyataannya, Selasa, waktu Indonesia.

Lembaga nirlaba yang mengurusi standarisasi perangkat itu menyatakan, keunggulan yang dibawa WiFi generasi baru ini adalah jangkauannya lebih luas. Seperti di stadion, bandara, perkantoran, hingga kawasan industri. WiFi ini juga diklaim lebih rendah konsumsi energinya, juga latensi (keterlambatan) rendah.

Artinya, jika anda mengakses internet WiFi dengan standar ini, maka lebih hemat baterainya. Maka, perangkat IoT dan smart home, yang biasanya hanya memiliki baterai kecil, bisa lebih lama digunakan.

Standar baru ini juga diyakini akan mengembangkan ekosistem augmented reality (AR) dan virtual reality (VR). Juga membuat streaming konten dengan kualitas tinggi makin lancar, serta penggunaan aplikasi lainnya, sehingga bisa turut mengembangkan inovasi dan ekonomi.

Mashable menilai, perubahan yang dibawa WiFi 6 itu layaknya perkembangan jaringan seluler dan 3 G ke 4 G. Seiring kebutuhan akan kecepatan internet makin cepat, maka layanan WiFi juga makin kencang. Di atas kertas, kecepatan internet WiFi ini melonjak dari 3.5 Gbps (Gigabyte per detik) menjadi 9.6 Gbps.

CNET mendapati, WiFi 6 lebih cepat 40 persen dari WiFi 5. Namun jika dibandingkan dengan rata-rata kecepatan internet (di Amerika Serikat), WiFi 6 lebih cepat 10 kali lipat alias 1.000 persen. Kecepatan internet di sana 'hanya' 119 Mbps (Megabyte per detik). Sedangkan dengan WiFi 6, kecepatannya mencapai 1.320 Mbps.

Percobaan yang dilakukan CNET menunjukkan, untuk mengunduh film dengan kualitas 4K, dengan volume 158 Terabytes, mereka hanya butuh waktu 2 jam 40 menit. Jika dengan internet kecepatan biasa (di Amerika Serikat) butuh waktu hingga 29 jam 16 menit.

Bagaimana jika dibandingkan dengan kecepatan internet WiFi di Indonesia? Nah, ini yang bisa bikin iri. Menurut speedtest, rata-rata kecepatan internet 'cepat' mobile di Indonesia itu hanya 12,1 Mbps. Sedangkan untuk internet fix broadband 20,6 Mbps. Artinya, jika anda membaca berita ini lewat ponsel, maka kecepatan WiFi 6 itu 110 kali lipat cepatnya alias 11 ribu persen dibanding kecepatan internet anda.

Apakah ini akan membuat anda bisa mengunduh lebih cepat atau streaming makin lancar?

Belum tentu. Tergantung dengan layanan internet dan perangkat yang anda gunakan. Hanya perangkat dengan WiFi yang berstandar jaringan 802.11ax yang bisa menggunakan akses ini. Untuk WiFi 5, memiliki standar jaringan 802.11ac.

Standar ini terhitung masih sangat baru. Saat ini, belum banyak perangkat mobile yang mendukung WiFi 6. Untuk perangkat dengan sistem operasi Android, baru Samsung Galaxy seri S10, yang diluncurkan Februari lalu. Juga Galaxy seri Note 10 dan 10+. Sedangkan perangkat Apple bersistem operasi iOS, baru iPhone seri 11, yang diumumkan pekan lalu.

Sedangkan untuk perangkat router atau komputer, beberapa merek sudah memenuhi standar ini. Misalnya Broadcom, Intel, Marvel, Ruckus, dan Qualcomm.

src:beritagar